Jumat, 28 November 2014

TUGAS KOMPUTER TERAPAN



TUGAS
KOMPUTER TERAPAN

TUGAS INDIVIDU
KELAS : XI TKJ 2
TUGAS DIPRINT OUT (DIKETIK)



1. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis topologi jaringan computer?

2. Jelaskan jenis kabel berikut ini:
a. Kabel UTP
b. Kabel Coaxial
c. Kabel STP
d. Kabel Fiber Optik

3. Sebutkan dan jelaskan permasalahan-permasalahan yang timbul pada jalur utama disetiap masing-masing topologi ?

4. Bagaimana pengaruh terhadap computer lain apabila salah satu konektor BNC putus?

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan besar hambatan pada topologi?

6. Jelaskan fungsi dari :
a. Repeater
b. Tang crimping
c. Net id
d. Host id
e. NIC
f. Subnet mask
g. DNS
h. Ad-hoc
i. Switch
j. Router

7. Bagaimana langkah-langkah untuk membuat jaringan ad-hoc? Jelaskan!!
8. Bagaimana langkah-langkah untuk sharing data secara ad-hoc?? Jelaskan!
9. Jelaskan pengertian dari jaringan ad-hoc? Jelaskan!
10. Apa perbedaan jaringan client server dengan jaringan secara ad-hoc??
11. Menurut anda paling lebih enak sharing data menggunakan jaringan apa?? Client server, peer to peer atau ad-hoc!! Pilih salah satu dan jelaskan!!
12. Sebutkan jenis-jenis system operasi ?
13. Jelaskan cara menghitung subnet mask?


KETENTUAN !!
BAGI SISWA YANG PLAGIASI TIDAK AKAN DINILAI.

TUGAS DIKETIK DENGAN
FONT           : CALIBRI
SIZE FONT    : 12
SPASI           : 1.15
KERTAS        : A4/F4

TUGAS DIKUMPULKAN DI KETUA KELASNYA MASING-MASING.

DIKUMPULKAN PALING LAMBAT HARI SABTU/TANGGAL 6 NOPEMBER 2014 !!!

TUGAS KOMUNIKASI DATA



TUGAS KOMUNIKASI DATA

TUGAS INDIVIDU
KELAS : XI TKJ 1 DAN XI TKJ 2
TUGAS DIPRINT OUT (DIKETIK)

BAGIAN I
A. Jelaskan apa yang dimaksud dengan :
1.  Transmiter                                     
2.  Transmission System                      
3.  Destination
4.  Receiver
5.  Data
6.  DTE        
7.  DCCU                                  
8.  DCE
9.  Komunikasi Data
10. Protokol
11. Komunikasi Data        
12. Thoroughtput
13. Bandwidth
14. Komunikasi Publik
15. TCP/IP
16. OSI
17. Filezilla
18. CuteFTP
19. FTP
20. Amplitudo (amplitude)
21. Fasa (phase)
22. Frekuensi (frequency)
23. Periode (period)
24. protocol adalah
25. Transmission rate adalah
26. Multimedia
27. Aliran data
28. transformasi fourier



BAGIAN II
B. Jelaskan dan sebutkan bentuk/ragam komunikasi data ?
C. Jelaskan dan sebutkan Fungsi dari masing-masing OSI Layer beserta contohnya
D. Jelaskan dan sebutkan Aturan-aturan komunikasi data
E. Jelaskan secara komprehensif tentang Kaidah pemrosesan data
F. Sebutkan organisasi yang mengatur standarisasi komunikasi data
G. Sebutkan contoh peralatan dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk ke dalam system analog ?
H. Sebutkan contoh peralatan dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk ke dalam system Digital ?
I. Jelaskan Cara kerja video, suara, dan gambar  sehingga bisa diperlihatkan menggunakan computer !

KETENTUAN !!
BAGI SISWA YANG PLAGIASI TIDAK AKAN DINILAI.

TUGAS DIKETIK DENGAN
FONT           : CALIBRI
SIZE FONT    : 12
SPASI           : 1.15
KERTAS        : A4

TUGAS DIKUMPULKAN DI KETUA KELASNYA MASING-MASING.

DIKUMPULKAN PALING LAMBAT HARI SENIN/TANGGAL 29 NOPEMBER 2014 !!!

Senin, 20 Januari 2014

Mempercepat kinerja komputer windows 7

11 Tips atau Cara untuk mempercepat kinerja komputer windows 7, terkadang kita merasa jengkel saat performa windows kita lemot. Sehingga bisa menimbulkan bad mood ataupun pekerjaan yang seharusnya bisa selesai tepat waktu menjadi
molor karena masalah komputer yang lemot.

Berikut ini Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7 

1. MatikanVisual efek yang tidak penting,


Visual efek berfungsi untuk mempercantik tampilan windows anda, akan tetapi Visual efek berpengaruh terhadap kinerja computer. Sehingga apabila Visual efek dimatikan tentu akan membuat kinerja komputer ataupun laptop anda menjadi semakin cepat. Berikut ini langkah-langkah untuk mematikan visual efek di windows 7

  • Klik Start >> klik kanan pada Computer >> kemudian klik properties >> lalu klik Advance system setting >> pilih tab advanced >> di bagian performance klik setting 
Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7

  • Pada bagian Visual efek pilih adjust for best performance >> kemudian klik OK


2. Matikan aero shake.
Fitur aero shake ini berfungsi meminimize jendela yang sedang tidak digunakan. Contohnya anda membuka beberapa, Dan apabila salah satu jendela yang aktif  tersebut anda gerak-gerakkan, maka jendela yang lainnya akan di minimize secara otomatis. Berikut ini langkah untuk mematikan fitur aero shake:

Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7
  • Klik Start >> lalu ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda petik) lalu tekan tombol enter
  • Setelah tampil jendela local group policy editor seperti di atas, Klik User Configuration >> Klik administrative template >> klik desktop >> kemudian di jendela sebelah kanan klik dua kali pada “turn off aero shake windows minimizing mouse gesture” >> kemudian pilih enable >> terakhir klik OK.
3. Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7 yang ketiga adalah Memtaikan firut aero snap
Cara mematikan fitur aero snap adalah sebagai berikut:
Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7
  • Klik Start >> Klik control panel >> Pilih ease of acces >> kemudian klik ease of acces center >> lalu  klik Make the mouse easier to use
  • Berikan tanda centang pada “Prevent windows from being automatically arranged when to the edge of the screen” >> kemudian Klik OK.

4. Mematikan aplikasi yang tidak diperlukan di komputer atau laptop saat startup (saat baru menyala).
Langkah untuk mematikan nya adalah sebagai berikut:
Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7

  • Klik Start >> ketik “msconfig” (tanpa tanda petik) kemudian tekan enter >> lalu llik tab startup >> kemudian uncheck atau hilangkan tanda centang aplikasi yang tidak diperlukan untuk dijalankan pada saat komputer melakukan startup. Klik OK.


5. Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7 yang kelima adalah menonaktifkan gadget pada windows 7 
Untuk mematikan gadget di windows 7 dapat dilakukan dengan cara berikut ini

  • Klik Start >> Kemudian klik Control Panel >> Pilih Programs >> Pilih Turn Windows features on or off  >> Kemudian hilangkan tanda centang pada “Windows gadget platform" >> lalu Klik OK
6. Menggunakan semua core saat booting.
Jika anda memliki komputer atau laptop ataupun notebook yang memiliki prosesor dengan banyak core, sebaiknya anda menggunakan semua core tersebut pada saat komputer melakukan booting.
Langkah untuk mengatur agar semua core processor anda dipakai pada saat komputer lemakukan booting bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Tips atau Cara untuk mempercepat windows 7

  • Klik Start >> ketik “msconfig” (tanpa tanda petik) >>  tekan enter 
  • Klik pada tab >> boot > pilih system operasi windows 7 
  • Klik advanced options >> beri tanda centang pada Number of processor >> pilih jumlah processor >> dan klik OK


7. Lakukan Disk Clean Up pada Harddisk anda.
Tahukah anda jika pada saat anda melakukan browsing ataupun saat anda melakukan kegiatan menginstal dan menguninstal software dari komputer anda akan menghasilkan registry-registry, cookies, cache yang baru yang biasanya tidak terpakai. Apabila anda tidak pernah melakukan pembersihan atau yang biasa disebut dengan, maka jumlahnya filnya akan semakin banyak dan akan menguras banyak pemakaian Hard Disk anda.Untuk melakukan Disk Clean Up dapat dilakukan dengan cara berikut ini.
  • Klik Start >> Klik All Programs >> Klik Accesories >> Klik System Tools >> Klik Disk Clean Up  
  • Akan muncul jendela kecil yang menyuruh kita untuk memilih partisi Harddisk mana yang ingin kita Clean Up. (pilihalah drive : C) >> Kemudian klik OK
  • Maka akan muncul jendela seperti di atas. Berikan centang pada bagian yang ingin anda Clean Up. Kemudian Klik OK.

8. Defragment Disk anda Secara Teratur.
Tips yang kedelapan untuk mempercepat kinerja komputer windows 7 anda adalah  melakukan defragment disk secara teratur. Pada dasarnya proses defragment disk adalah merapikan file yang berada pada harddisk sehingga komputer akan lebih mudah dalam membacanya..

Untuk melakukan defragment Disk dapat dilakukan dengan cara berikut:


  • Klik Start >> Klik All Programs >> Klik Accesories >> Klik System Tools >> Klik Disk Defragmenter
  • Pilih Hard Drive yang ingin anda defrag kemudian klik defragment disk



9. Matikan System Sound

Jika anda tidak mematikan system sound makan akan mempercepat proses saat loading system.
Cara untuk mematikan system sound adalah sebagai berikut:

  • Klik Start >> ketik "mmsys.cpl" (tanpa tanda petik) pada Start Search dan tekan tombol enter.
  • Buka tab Sound dan pilih No Sound
  • Klik OK

10. Nonaktifkan Index Search di Windows 7.

Tips kesepuluh untuk mempercepat kinerja komputer windows 7 adalah menonaktifkan Index Search di Windows 7. Berikut ini langkahnya 
  • Klik start >> ketik "services.msc" (tanpa tanda petik) lalu tekan enter.
  • Cari Windows Search kemudian klik kanan dan nonaktifkan service tersebut.

Minggu, 19 Januari 2014

BAGAIMANA CARA KERJA BIOS?

Begitu PC dihidupkan, BIOS akan memeriksa hampir SEMUA KOMPONEN. Kali ini, Saya akan mengulas proses yang terjadi dan bagaimana Anda dapat mempercepat PC hanya dengan beberapa setting BIOS. BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System.
BIOS: 14 Tahun Tanpa Perubahan Besar
Sistem booting yang seragam dimulai sejak 11 Januari 1996. Beberapa perusahaan sepakat membuat sebuah standar BIOS dalam “BIOS Boot Specification”. Sampai saat ini, standar yang menjadi sistem operasi untuk sistem (bootstrap loader) tersebut masih digunakan untuk mengatur sistem operasi.

BIOS saat INI:
Bila sistem operasi senantiasa ditawarkan dengan feature-feature baru, BIOS masih tetap seperti dahulu. Kondisi tersebut memang disengaja. Me­nurut sumber saya, produsen tidak i­ngin menawarkan feature “yang aneh-aneh” di BIOS karena tidak jarang hal tersebut dapat menimbulkan kerusakan.

MASA DEPAN beragam:
EFI-BIOS terbaru mendukung native 64 bit dan memiliki interface grafis. Namun, sampai saat ini, jarang sekali PC yang dilengkapi dengan EFI karena tidak kompatibel dengan motherboard yang ada. Hanya Apple yang menggu­nakan BIOS jenis ini sejak 2006. Saya akan menunjukkan bagaimana Anda dapat meng-install Mac OS pada PC dengan sebuah EFI-Trick.

Bila semuanya berjalan lancar, Anda sekilas akan mendengar suara “beep”. Bagi kebanyakan pengguna, sinyal ini merupakan tanda bahwa komputer dalam keadaan baik dan PC sudah siap menjalankan sistem operasi. Namun, jarang ada yang mengetahui apa saja yang terjadi sepanjang detik pertama sampai bunyi “beep” terdengar. Suplai listrik, CPU, RAM, koneksi hard disk, controller, dan mainboard; semuanya diperiksa oleh BIOS (Basic Input Output System). Kali ini, kita melihat lebih dekat, apa saja yang diperiksa oleh BIOS sebelum komputer menjalankan sistem operasi yang sebenarnya.

BIOS yang digunakan oleh komputer terbaru sekalipun sebenarnya sudah ber­umur tahunan, tetapi masih tetap yang terbaik. Penerusnya memang sudah tersedia, yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang mendukung sistem 64 bit sehingga cocok untuk generasi PC masa depan. Berkat graphical user interface, EFI lebih mudah dikonfigurasi daripada komputer dengan BIOS saat ini. Super-BIOS baru ini baru digunakan oleh komputer Mac dan hanya sedikit PC yang menggu­nakannya. Bagaimana protokol BIOS yang digunakan hampir oleh 90 persen komputer saat ini, semuanya diulas di sini.

0,0300 detik
Begitu sistem dihidupkan, tahap pertama BIOS, yaitu POST-Test (Power-On Self-Test) akan diaktifkan. Tahap ini memeriksa komponen inti komputer, apakah sudah berfungsi dengan benar. Selanjutnya, BIOS akan mengenali chipset komputer.



1,7300 detik
Yang pertama sekali dilakukan BIOS adalah mereset CPU. Di sini, BIOS akan memutus NM-Interrupt-Line (non mask­able Interrrupt) ke CPU. Untuk itu, BIOS akan mengeset bit ke-7 pada I/O-Port 70h.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, keyboard controller juga direset dengan Hard Reset Bits yang sesuai setelah tega­ngan tersedia. Dengan Reset-Determination, BIOS juga memeriksa apakah controller tersebut hanya memerlukan sebuah Soft-Reset. Untuk itu, BIOS akan membaca bit yang sesuai dalam keyboard controller. Keuntungannya, Soft-Reset berlangsung lebih cepat beberapa milidetik karena sistem hanya menguji memori sampai 64 KByte.

2,6100 detik
BIOS sekarang memeriksa sistemnya sendiri dengan cara membuat checksum yang terdiri atas semua bit pada chip. Dengan angka yang sudah ditentukan, BIOS harus menghasilkan “00″.
Selanjutnya, PC mengirim sebuah instruksi ke keyboard controller. PC akan melakukan tes lain dan mendefinisikan sebuah data buffer untuk programming command. Di sini, BIOS akan menulis sebuah command byte dan memeriksa internal keyboard controller.

4,1100 detik

Sekarang, masuk ke bagian chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor). Di sini tersimpan semua user-defined setting untuk BIOS. Setiap kali boot, BIOS akan membaca konfigurasi tersebut dari chip CMOS. Namun, data dan setting tersebut hanya tersimpan dalam chip se­lama masih terhubung dengan baterai, sama seperti RAM.

Di sini, sistem juga menguji checksum chip CMOS, bagian yang dapat ditulis pada BIOS. Selain itu, sebuah checksum pun akan dibuat. Proses ini akan mendeteksi apakah baterai komputer sudah rusak. Bila baterai sudah lemah, tegangannya tidak cukup untuk memasok komponen tertentu dalam chip CMOS. Pengguna pun akan mengetahui bahwa user-defined setting pada BIOS dan system time sudah direset.

4,6200 detik
Pada langkah selanjutnya, POST menguji fungsi dari Interrupt-Timer yang bertugas memperbaiki fungsi pengalokasian IRQ. IRQs (Interrupt Requests) merupakan perintah yang akan dikirim ke CPU, misalnya oleh hard disk atau graphics card agar prosesor mengetahui bahwa data-data untuk processing sudah tersedia. Request ini selalu disertai dengan latency time yang akan menyesuaikan waktu antara IRQ-Signal dan awal pemrosesan data.

Selanjutnya, BIOS mengatur IRQ Vector-Table dan me-load user-defined setting BIOS ke dalam CMOS-Memory. Interrupt-Query dari perangkat pertama sekali diterima oleh Programmable Interrupt Controller kemudian diteruskan ke CPU. Prosesor kemudian menghentikan perintah yang sedang berjalan dan mengonfirmasi interrupt pada Controller.

Kemudian, CPU membaca angka IRQ (Vektor) yang sesuai dari Controller dan menggunakannya sebagai index dalam Interrupt-Vector-Table. Tabel ini berisi alokasi yang sesuai untuk setiap IRQ, misalnya proses mana yang telah dijalankan khusus untuk perangkat tertentu. Lantaran jumlah IRQ yang tersedia terbatas, pada sistem-sistem yang modern, beberapa perangkat saling berbagi interrupt (Interrupt Sharing).

Masalahnya, routine untuk sebuah interrupt yang demikian pasti dijalankan oleh semua driver perangkat yang telah mengaktifkan interrupt tersebut. Ini dapat menimbulkan masalah bila driver terlalu lama aktif (lantaran driver tidak diprogram secara optimal). Sementara itu, perangkat lain kemudian menulis ke dalam buffer, yang dengan cepat akan penuh dan terjadi overflow mulai waktu tertentu. Proses ini dapat menyebabkan data-data menjadi hilang.

Oleh sebab itu, pada perangkat periferal yang modern, sistem operasi memberikan nomor IRQ secara dinamis.

Selanjutnya, BIOS mengatur IRQ Vector-Table dan me-load user-defined setting BIOS ke dalam CMOS-Memory. Interrupt-Query dari perangkat pertama sekali diterima oleh Programmable Interrupt Controller kemudian diteruskan ke CPU. Prosesor kemudian menghentikan perintah yang sedang berjalan dan mengonfirmasi interrupt pada Controller.

Kemudian, CPU membaca angka IRQ (Vektor) yang sesuai dari Controller dan menggunakannya sebagai index dalam Interrupt-Vector-Table. Tabel ini berisi alokasi yang sesuai untuk setiap IRQ, misalnya proses mana yang telah dijalankan khusus untuk perangkat tertentu. Lantaran jumlah IRQ yang tersedia terbatas, pada sistem-sistem yang modern, beberapa perangkat saling berbagi interrupt (Interrupt Sharing).

Masalahnya, routine untuk sebuah interrupt yang demikian pasti dijalankan oleh semua driver perangkat yang telah mengaktifkan interrupt tersebut. Ini dapat menimbulkan masalah bila driver terlalu lama aktif (lantaran driver tidak diprogram secara optimal). Sementara itu, perangkat lain kemudian menulis ke dalam buffer, yang dengan cepat akan penuh dan terjadi overflow mulai waktu tertentu. Proses ini dapat menyebabkan data-data menjadi hilang.

Oleh sebab itu, pada perangkat periferal yang modern, sistem operasi memberikan nomor IRQ secara dinamis.
PC Lebih Kencang: Dengan Trik BIOS

Lebih baik menggunakan BIOS baru daripada membeli PC baru. Umumnya, BIOS-Chip menggunakan Flash-EEPROMS (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) dan dapat di-update melalui software. Namun, Anda harus berhati-hati. Upgrade cukup berisiko. Bila proses update tidak berjalan mulus, hardware Anda akan rusak. Di sisi lain, update BIOS dapat memberikan kinerja yang jauh lebih cepat.
BIOS RECOVERY:

Banyak motherboard yang dilengkapi dengan sebuah emergency system dalam BIOS. Bila proses update rusak, system recovery akan berjalan. Dari sini, Anda dapat menjalankan file recovery.

BIOS-TUNING:
Dengan setting yang tepat dalam BIOS, Anda dapat meningkatkan kinerja PC secara signifikan.

Umumnya, dengan melakukan over­clock pada CPU. Masukkan sebuah nilai pada menu “Advanced | JumperFree Configuration | CPU Frequency”, misalnya 20 MHz lebih tinggi daripada yang ditampilkan dalam BIOS. De­ngan peningkatan ini, suhu CPU tidak akan mencapai lebih dari 60 derajat Celcius, sedangkan pada beban peak, suhunya tidak melebihi 90 derajat Celcius.

Peningkatan kinerja juga diperoleh de­ngan setting RAM yang tepat. Masuk­lah ke menu “Advanced | Chipset | North Bridge Configuration” dan turunkan “CAS Latency” menjadi “3″. Bila Windows tidak bisa booting, kembalikan nilainya menjadi “4″. Dengan cara yang sama, ubah juga nilai  “RAS# to CAS# Delay” dan “RAS# Precharge”. Atur “RAS# Activate to Precharge” ke nilai “10″. Prinsipnya, semakin rendah nilainya, semakin cepat kinerja komputer.

4,8200 detik
BIOS akan menguji apakah terdapat error dalam Allocation Channel dan Address Channel pada MByte pertama RAM. Untuk itu, POST menulis sampel data ke dalam RAM kemudian membandingkannya. Saat ini, sistem memeriksa Video Adapter dan menginisialisasi graphics card. Pertama, BIOS menguji tipe Video Adapter dan menjalankan sederetan tes pada adapter serta monitor. Bila ada, pesan error akan ditampilkan pada layar.

5,0200 detik
Selanjutnya, giliran DMA-Controller (Direct Memory Access). CPU dan RAM saling terhubung dengan databus motherboard melalui sebuah Host-Bridge. Transaksi pada bus umumnya terjadi antara bridge dan perangkat periferal. Agar periferal dapat memproses data dengan cepat, periferal dapat mengakses hostbridge secara langsung, tanpa harus melalui RAM. Untuk pengujian, BIOS kembali menggunakan sampel data. Sistem akan menulisnya ke dalam memory.

Perangkat keyboard juga harus diuji. BIOS sekarang dapat mendeteksi keyboard yang tidak berfungsi. Tombol NumLock yang berada di area kanan keyboard akan aktif.

7,6300 detik
Sekarang, BIOS masuk ke tes terakhir. BIOS kembali memeriksa disk drive, hard disk, dan koneksi, sebelum sistem me­nyerahkan kendali ke boot loader interrupt-19. Interrupt ini bertugas untuk me-load sistem operasi dan memantau data transfer hard disk beserta controller-nya. Banyak versi BIOS menawarkan feature untuk menonaktifkan IRQ19 ini. Namun, feature  tersebut hanya efektif bila komputer dilengkapi dengan sebuah drive controller tambahan, misalnya sebuah PCI-RAID-Controller.

Bila terjadi error dalam self test ini, sinyal beep akan terdengar beberapa kali dan pesan error ditampilkan di layar. Untuk memahami kode SOS BIOS ini, sebuah tabel sudah tersedia di Internet (www.computerhope.com/beep.htm). Dengan tabel tersebut, Anda dapat membatasi sumber error. Bila ingin memastikan komponen yang rusak, Anda dapat menggunakan sebuah Diagnose Card. Kartu ini dipasang ke slot yang masih kosong pada motherboard dan akan me­nampilkan error dalam bentuk kode angka. Sebuah tabel kode digunakan untuk mencari komponen yang rusak.



12,4300 detik
Bila semuanya berjalan baik, komputer hanya berbunyi singkat kemudian mencari sistem operasi yang bootable pada media booting. Bila di sini terjadi error, biasanya disebabkan oleh gagalnya MBR (Master Boot Record). Anda dapat mencoba mengembalikan sistem ini dengan menjalankan DVD instalasi Windows. Bila PC menggunakan Windows XP, booting-lah dengan CD instalasi dan jalankan “Repair Console”. Kemudian, jalankan pe­rintah ‘fixmbr’ dan restart. Bila menggunakan Vista, jalankan DVD instalasi dan pilih opsi “System Repair” dalam Setup. Apabila cara ini tidak berhasil, lakukan prosedur seperti pada XP dan buka Repair Console. Kemudian, jalankan perintah “bootrec /fixmbr”.

Kalau cara ini juga tidak berhasil, jangan langsung memutuskan untuk meng-install ulang. Pada Vista, pesan peringatan NTLDR sering kali ditandai de­ngan berkedipnya kursor di layar yang berwarna hitam. Dalam kasus ini, masuklah ke Repair Console dan berikan pe­rintah berikut ini:
c:
cd·boot
attrib·c:\boot\bcd·-s·-h·-r
ren·c:\boot\bcd·bcd.old
bootrec·/rebuild

 
Bila menggunakan Windows 7, Anda dapat memasukkan Bootable DVD dan me-recovery boot sector yang benar melalui feature Repair. Perhatikan urutan proses booting BIOS yang benar. Di sini, IRQ19 akan menemukan sistem yang benar serta menjalankan sistem operasi yang sebenarnya.

Produsen memang kurang termotivasi dengan penerus BIOS ini. EFI (Extensible Firmware Interface) sudah lama diterapkan pada komputer Mac, sedangkan sis­tem PC masih tertatih-tatih. Vendor hardware, MSI, baru memiliki dua motherboard yang dilengkapi dengan EFI.  Sementara itu, ASUS baru hanya menampilkan video konsep mereka dengan EFI pada November lalu. CHIP menunjukkan bagaimana menggunakan EFI pada komputer Anda sekarang. Kelebihannya, Anda dapat segera mencoba untuk meng­install OS lain pada PC. Mac OS X pun tidak masalah!

BAGAIMANA PC MENJADI MAC:
Dengan EFI-X-Module (www.efi-x.com, sekitar US$ 200), Anda dapat menggunakan sebuah BIOS versi baru. Modul ini merupakan sebuah internal USB-Dongle khusus yang akan mengecoh komputer sehingga PC tersebut dianggap sebagai sebuah komputer Apple. Mac OS X pun dapat di-ins­tall pada semua PC walaupun di dalamnya tidak tersedia EFI-BIOS. Tanpa trik seperti ini, instalasi tidak akan berhasil. Modul EFI-X memerlukan hardware khusus, antara lain sebuah CPU Intel. Selain itu, motherboard komputer disyaratkan harus dari Gigabyte atau DFI. Untuk graphics card, Nvidia atau ATI sudah cukup. Bila ingin menggunakan modul EFI-BIOS pada port USB, Anda masih memerlukan adapter tambahan yang mudah diperoleh di toko-toko komputer. Harganya sekitar sekitar US$ 4. Sekarang, Anda harus menjalankan Mac OS X dari DVD instalasi (www.apple.com). Selesai.

Sebagai informasi, Firmware chip EFI-X mudah untuk di-update. Update untuk chip tersebut dapat diperoleh di Internet. Nantinya, lebih banyak komponen hardware yang dapat dioperasikan dengan chip EFI tersebut.
 

Blogger news

Blogroll

About